Loading...

Pengolahan Kelapa Copra

Pengolahan Kelapa Copra

Bina maju merupakan salah satu desa yang terletak dikecamatan rangsnag barat, komoditas unggulan didesa bina baju yaitu tanaman pangan (Padi) dan tanaman Perkebunan (Kelapa). Di Desa Bina Maju mata pencarian Masyarakat tersebut selain besawah/menanam padi yaitu kelapa. Kelapa merupakan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu hasil olahan utama kelapa adalah copra, yaitu daging buah kelapa yang dikeringkan dan digunakan sebagai bahan baku minyak kelapa. Pengolahan copra yang baik dapat meningkatkan mutu, harga jual, serta pendapatan petani.

Tujuan Penyuluhan

  1. Meningkatkan pengetahuan petani tentang pengolahan copra kelapa
  2. Meningkatkan kualitas dan daya saing copra
  3. Menambah nilai tambah hasil panen kelapa
  4. Mendorong usaha tani berkelanjutan di Desa Bina Maju

Pengertian Copra

Copra adalah daging buah kelapa tua yang dikeringkan hingga kadar air rendah (±6–7%) agar tahan disimpan dan siap diolah menjadi minyak kelapa atau produk turunan lainnya.

Tahapan Pembuatan Copra:

1.      Pemilihan Kelapa
Gunakan kelapa tua, sehat, dan tidak busuk.

2.       Pengupasan dan Pembelahan
Kupas sabut dan belah kelapa menjadi dua bagian.

3.       Pengeringan

  • Penjemuran: 4–7 hari di bawah sinar matahari
  • Pengasapan: 2–3 hari dengan suhu terkontrol

4.      Pemeriksaan Mutu
Copra berwarna putih kecokelatan, tidak berjamur, dan tidak berbau asap menyengat.

5.      Penyimpanan
Simpan di tempat kering, bersih, dan berventilasi baik.

Standar Mutu Copra

  •  Kadar air maksimal 7%
  •  Tidak berjamur
  •  Tidak tercampur kotoran
  • Warna cerah dan bersih

Manfaat Pengolahan Copra

  1.    Menambah nilai jual kelapa
  2.    Memperpanjang masa simpan
  3.    Bahan baku industri minyak kelapa
  4.    Meningkatkan pendapatan petani

Analisis Singkat Usaha

Pengolahan copra relatif mudah dan dapat dilakukan secara kelompok. Dengan manajemen yang baik, usaha copra berpotensi meningkatkan ekonomi Kelompok Tani Bina Sejahtera secara berkelanjutan. Melalui penerapan teknik pengolahan copra yang tepat, diharapkan Kelompok Tani Bina Sejahtera Desa Bina Maju mampu menghasilkan copra berkualitas tinggi dan berdaya saing di pasar. penulis Sinta,S.P