Loading...

PENGUKUHAN KELOMPOK TANI KOTA PONTIANAK TAHUN 2012

PENGUKUHAN KELOMPOK TANI KOTA PONTIANAK TAHUN 2012
Dalam rangka pembinaan terhadap Kelompok Tani yang ada di kota Pontianak Kantor Ketahanan Pangan dan penyuluhan Kota Pontianak dari tanggal 25 April 2012 hingga tanggal 1 Mei 2012 telah melakukan pengukuhan terhadap kelompok tani dengan memasukan kelompok mereka ke dalam kelas kemampuan. Untuk tahun ini , terdapat 22 kelompok tani yang dikukuhkan, yaitu : 1. Kelas Pemula : 15 Kelompok Kel. Tani Saudara Baru, Kel. Tani Bunga Indah, Kel. Tani Teratai Putih, Kel. Tani Nila Merah, Kel. Tani Nusa Indah, Kel. Tani Agrolestari, Kel. Tani Artalen, Kel.Tani Arafah, Kel.Tani Margo Mandiri, Kel.Tani Mitra Damai, Kel.Tani Kurnia Sari, Kel.Tani Suka Makmur, Kel.Tani Jaya Makmur, Kel.Tani Keramba Jaya dan Kel.Tani Cahaya Timur 2. Kelas Lanjut : 6 Kelompok Kel. Tani Sukses, Kel. Tani Harapan Baru, Kel.Tani Cahaya Baru I, Kel.Tani, Bukit Batu, Kel. Tani An-nur, Kel.Tani Rejeki Kapuas 3. Kelas Madya : 1 Kelompok Kel.Tani Dharma Karya Kelompok Tani ini tersebar di enam kecamatan di Kota Pontianak. Pengukuhan untuk Kelompok Tani Kelas Pemula dilakukan oleh Lurah lokasi KelompokTani berdomisili, Kelas Lanjut oleh Camat, sedangkan Kelas Madya dikukuhkan oleh walikota. Pengklasifikasian Petani berdasarkan kemampuan dan prestasi di lapangan sangat diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi antara penyuluh dengan para petani terutama dalam hal pembinaan. Karena itulah dilakukan pengukuhan kelompok tani. Pembentukan Kelompoktani lebih diarahkan untuk memudahkan pelaksanaan tugas pemerintah menyalurkan sarana produksi (saprodi) kepada petani, yang memang lebih mudah dikoordinasikan dalam satuan kelompok dibanding perseorangan petani. Penyelenggaraan Pengukuhan Kelompok tani ini Bertujuan untuk : 1. Mengembangkan kapasitas Kelompoktani-Nelayan dalam berorganisasi yang lebih formal. 2. Mengembangkan kapasitas Kelompoktani-Nelayan dalam mengelola usaha secara lebih efisien, menguntungkan, dan berdaya saing. 3. Membantu meningkatkan akses kelompoktani untuk memanfaatkan fasilitas yang ada disekitarnya, misalnya subsidi benih, subsidi pupuk, permodalan dan pasar.