Pengukuran pH tanah dan pH air di Poktan Sejahtera
Penyuluh pertanian bersama ketua kelompok tani ‘Sejahtera’, melakukan pengukuran pH tanah dan pH air. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian hortikultura Desa Sungai Selari. Sebagaimana diketahui bahwa lokasi tersebut senantiasa ditanami sayuran oleh kelompok tani (Poktan) Sejahtera. Komoditi yang ditanam yaitu sayur gambas, mentimun dan pare. Lahan seluas 2 Ha tersebut memproduksi sayuran untuk kebutuhan masyarakat di Kecamatan Bukit Batu dan dikirim ke Kotamadya Dumai dan Kota Pekanbaru. Kondisi tanah menjadi salah satu elemen yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman. Manfaat tanah yaitu sebagai media tanam, memberi asupan nutrisi ke tanaman dalam bentuk unsur hara. Sedangkan fungsi air bagi tumbuhan yaitu sumber energi dalam proses fotosintesis. Air adalah komponen utama atau pembuatan nutrisi bagi tumbuhan. Tujuan dilakukan pengukuran pH tanah dan air ini yaitu demi keberlangsungan tahapan budidaya, petani perlu mengetahui kondisi lahan dengan tepat. Pengertian pH (Potential of Hydrogen) adalah kadar keasaman atau kebasa-an suatu benda, bisa berupa tanah, air atau lainnya. Alat untuk mengukur pH disebut pH meter atau bisa juga menggunakan kertas Lakmus untuk mengukur PH air. Ukuran pH tanah berada pada kisaran angka nol sampai 14. Tanah dengan pH 0-7 bersifat asam, sedangkan pH 7-14 bersifat basa. Tanaman pada umumnya mampu menyerap optimal unsur hara dalam tanah pada kondisi pH netral, yakni di angka 7. Pengukuran pH dilakukan pada Pukul 10:57 WIB, dilaksanakan oleh Penyuluh pertanian Desa Sungai Selari, Khalil Rahman, SP. Teknik menggunakan pengukur pH tanah adalah dengan memasukkan ujung alat pH meter pada lahan yang hendak diukur. Hasil pengukuran pH tanah di lahan Poktan Sejahtera menunjukan angka 6,5. Indikator kedua yang diukur yaitu pH air. Cara mengukur pH air dengan menggunakan kertas lakmus, dicelup ke dalam sampel air. Tingkat pH dapat diketahui dengan melihat perubahan warna pada kertas lakmus. Hasil pengukuran pH air pada lahan Poktan Sejahtera menunjukan nilai 6. “Pengukuran pH tanah dan pH air di lahan Poktan Sejahtera telah dilakukan. Hasilnya nilai pH tanah 6,5 dan pH air di angka 6. Hal tersebut menunjukan masih perlunya intervensi agar nilainya bisa menjadi ideal bagi pertumbuhan sayuran. Kami dari Balai Penyuluhan Pertanian, senantiasa mendampingi kelompok tani agar melakukan budidaya hortikultura sesuai anjuran pemerintah. Hal tersebut agar terjadi peningkatan produksi sayuran di Kecamatan Bukit Batu.” Pungkasnya.