Loading...

PENYULUH PERTANIAN KOTA KENDARI JUARA PERTAMA TK. PROV. SULAWESI TENGGARA

PENYULUH PERTANIAN  KOTA KENDARI JUARA PERTAMA TK. PROV. SULAWESI TENGGARA
PENYULUH PERTANIAN KOTA KENDARI JUARA PERTAMA TK. PROV. SULAWESI TENGGARA Selamat dan sukses, inilah kata yang pantas ditujukan kepada seorang penyuluh pertanian YOHANIS, SPt. Atas prestasi yang dicapai hingga menyandang predikat sebagai penyuluh pertanian teladan pertama (juara pertama) tingkat provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2012, mengalahkan kontestan lain dari 12 kabupaten/kota di Sultra. Prestasi ini juga sekaligus mematahkan anggapan bahwa penyuluh teladan terbaik digilir setiap tahun. Kenyataannya prestasi penyuluh pertanian teladan terbaik baru 3 tahun lalu direbut kota Kendari atas nama SAMSIAH DAHRI, SPt kini kembali direbut kota Kendari. Bukan perkara yang mudah bagi Yohanis, SPt untuk menjadi yang terbaik di tahun 2012. Karena bukan saja harus bersaing dengan daerah lain yang mempunyai luas lahan dan jumlah petani lebih besar tetapi juga keunikan kota kendari dengan lahan yang terbatas dan adanya sector lain yang menjadi daya tarik sebagai mata pencaharian. Disinilah pria kelahiran, Kendari 1 Desember 1966 dengan seorang istri Naomi Paly Allo dan 4 orang anak ini menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai penyuluh pertanian secara profesional. Sudah sewajarnya Yohanis, SPt menyandang penyuluh pertanian teladan terbaik jika dilihat kilas balik buah karya yang telah dibuat. Merintis karir sebagai tenaga teknis dalam proyek UPT percetakan sawah di kabupaten Buton (wilayah Poleang red) 1990 - 1995, selanjutnya bertugas di kabupaten Konawe 1995-1997 dan 1997-1999 ke Dinas Pertanian Prov. Sultra. Tahun 1999 hingga sekarang bertugas di Kota Kendari. Ijazah SPP yang dimiliki dirasa belum cukup mendukung tugasnya. Kemudian atas izin pemerintah kota Kendari melanjutkan studi keperguruan tinggi jurusan peternakan. Selama menjadi penyuluh prestasi yang menonjol adalah keahliannya membuat biogas, membuat beberapa unit demonstrasi dengan biaya swadaya termasuk pengembangan ternak ayam potong, membuat folder bahkan media elektonik untuk penyelenggaraan penyuluhan. Bertugas di kelurahan Mokoau, telah berhasil mendorong petani berusahatani cabe, sayur-sayuran, nenas, semangka dan lainnya yang tadinya merupakan lahan tidur. (bahar/admin)