Loading...

Penyuluh Pertanian Wilayah SIMURP Ajak Petani Buat Ramuan Modal 5000 Rupiah Bisa Maksimalkan Produksi Tanaman

Penyuluh Pertanian Wilayah SIMURP Ajak Petani Buat Ramuan Modal 5000 Rupiah Bisa Maksimalkan Produksi Tanaman
Tanpa hentinya Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Watang Sawitto melalui program SIMURP melakukan penyebaran teknologi CSA berbasis spesifik lokasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 10 Oktober 2023, yang bertempat di Kelompok Tani Siporennu 1 H, Kelurahan Siparappe. Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala BPP Watang Sawitto, Penyuluh Pendamping, Pengurus dan anggota kelompok tani Siporennu 1 H. Pada kesempatan kali ini dilaksanakan praktek pembuatan Bakteri Fotosintesis (PSB). Kepala BPP Watang Sawitto, H. Kaharuddin, SP. M.Si menjelaskan bahwa salah satu faktor tumbuh kembangnya tanaman sangat dipengaruhi oleh makanan yang di produksi pada proses Fotosintesis yang disalurkan kesemua bagian tanaman. Sehingga ketika fotosintesis mampu optimal, maka akan berdampak cepatnya pertumbuhan akar, batang, daun, bunga dan berproduksi secara maksimal. Tapi perlu diingat fotosintesis tidak akan mampu optimal jika hanya membiarkan proses alam melalui cahaya matahari yang efektif untuk tanaman dari pukul 6.30-10.00 dan 14.00-17.00 saja. Sehingga diperlukan campur tangan manusia dengan membuat bakteri perangsang atau dikenal dengan PSB (Photosyntetic Bacterial atau Bakteri Fotosintesis) dengan modalnya sekitar Rp 5000,- (bahan telur dan bumbu penyedap rasa), tanaman akan terus melakukan fotosintesis sepanjang hari pukul 06.30-17.30. Tutur H. Kaharuddin, SP. M.Si Cara Membuat PSB (Photosyntetic Bacterial atau Bakteri Fotosintesis) untuk 3 Liter Air. Bahan : Air Kolam Ikan / Air Hujan / Air Bersih Telur 2 Butir Micin/Penyedap rasa 2 Sendok Makan Saos Tiram 2 Sendok Makan Botol Air Mineral Transparan Cara Membuat : Bahan 1-4 diaduk sampai rata Isi air tidak sampai penuh kedalam 3 Botol Mineral (masing-masing 1 Liter) Hasil adukan bahan di masukkan ke dalam botol mineral, lalu dikocok sampai homogen Jemur botol diterik matahari selama 30-35 hari sampai berwarna merah maron Cara Aplikasi Ditakar 5 ml untuk 1 Liter Air, dan disemprotkan ke bagian tanaman pada pukul 07.00-09.30 Manfaat PSB (Photosyntetic Bacterial atau Bakteri Fotosintesis) yaitu (1) Membantu penyediaan Nitrogen untuk segala jenis tanaman, (2) Mengurangi Hydrogen Sulfida (Gas Beracun) didalam tanah, untuk akar dapat tumbuh lebih baik, (3) Membantu Tanaman untuk menyerap unsur hara (pupuk) lebih baik, (4) Membantu meningkatkan kekebalan tanaman terhadap hama dan penyakit. PPK Simurp Prov. Sulawesi Selatan menambahkan ada empat unsur/komponen yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Pertama Air (H2O) yang didapat tanaman dari dalam tanah yang diserap oleh akar, kedua Klorofil (Zat hijau daun), Ketiga Cahaya Matahari, dan keempat Karbondioksida (CO2) yang didapatkan dari udara yang masuk melalui stomata. Berdasarkan empat unsur yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis, penggunaan bakteri Fotosintesis (PSB) secara tidak langsung mendukung tercapainya output dari Program Simurp, salah satunya adalah Mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dimana tanaman bisa maksimal menyerap CO2 yang merupakan salah satu gas pemicu pemanasan global. Melalui kegiatan ini petani dapat memproduksi PSB secara mandiri yang diaplikasikan dilahan masing-masing sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan menambah penghasilan yang diterima dalam melaksanakan kegiatan budidaya, selain itu juga segala teknologi CSA yang telah didapatkan dalam proses pembelajaran dapat ditularkan kepetani sekitarnya. Harap Bu Tati yang khas dikenal dengan senyum meneduhkan. (Tim Redaksi Simurp BPP Sawitto-AM)