Penyuluh WKPP dan PP Swadaya Turut Dampingi Dropping Saprodi Kegiatan Demplot Petani Penangkar di Kelompok Tani Tunas Harapan I Ds. Rantau Karau Raya Kec. Sungai Pandan
Pada hari Rabu tanggal 14 Juni 2023, diserahkannya saprodi kegiatan demplot petani penangkar untuk luasan 1 ha di kelompok tani Tunas Harapan I desa Rantau Karau Raya Kecamatan Sungai Pandan, dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan APBD 2023. Bantuan saprodi yang telah diterima sebelumnya adalah benih unggul Kelas BP, varietas Inpari 32. Hari Rabu ini disusul oleh 11 saprodi lainnya. Kegiatan ini turut didampingi oleh Penyuluh desa Rantau Karau Raya (Farida Adriani, SP), bersama dengan ketua kelompok tani (Budi Gawis, SE) dan Penyuluh Pertanian Swadaya (Riadhi Shalihin). Saprodi yang diterima antara lain : Benih padi Kelas BP (25 kg) Fungisida Virtako 100 ml Herbisida Roundap 1 liter Insektisida Alika 100 ml Insektisida DAKAR 1 botol Kapur pertanian dolomite 500 kg Handsprayer CBA 1 unit Pertanian mulsa Arjuna 4 rol Pupuk NPK (Phonska Plus) 150 kg Pupuk Organik Cair DAKAR 2 botol Pupuk SP-36 150 kg Pupuk urea 100 kg Benih padi yang diterima oleh kelompok tani adalah BP / Benih Pokok berlabel ungu (Registered Seed / Stock Seed ). Benih berlabel ungu lazim disebut sebagai Benih Pokok (BP) atau Stock Seed (SS). Benih ini merupakan turunan ketiga dari kelas benih dalam sistem sertifikasi benih dan diberikan perlakuan sebaik-baiknya untuk menjaga tingkat kemurnian benih. Benih ini dapat digunakan hingga dua kali tanam. Varietas yang diterima oleh kelompok tani adalah varietas Inpari 32. Inpari 32 dilepas oleh Kementan pada 2013. Menurut Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, varietas Inpari 32 memiliki beberapa keunggulan seperti ketahanan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri Strain III, agak tahan terhadap Hawar Daun Bakteri Strain IV, tahan terhadap blast Ras 033, agak tahan terhadap Tungro, dan agak rentan terhadap Wereng Coklat. Varietas Inpari 32 punya keunggulan tahan terhadap kekeringan, tahan penyakit kresek dan tungro, serta gabahnya bernas/bobot padi lebih berat. Varietas Padi Inpari 32 ini berpotensi menghasilkan Gabah Kering Panen (GKP) antara 9 - 10 ton per hektar Diharapkan dengan adanya demplot penangkar padi ini dapat mengembangkan potensi kelompok tani khususnya dalam mendukung kemandirian benih dan kemandirian pangan. (Farida Adriani, SP)