Loading...

Persyaratan Tumbuh Tanaman Kakao

Persyaratan Tumbuh Tanaman Kakao
Pertumbuhan kakao sangat dipengaruhi oleh faktor iklim dan tanah. Faktor iklim yang sangat menentukan pertumbuhan diantaranya adalah curah hujan, suhu udara dan sinar matahari. Ditinjau dari wilayah penanamannya, kakao sangat cocok ditanam pada 10o LU -10o LS, namun penyebaran kakao umumnya berada diantara 7o LU dan 18oLS. Dengan demikian maka Indonesia yang berada pada 5o LU- 10o LS masih sesuai untuk penanaman kakao. Ketinggian tempat di Indonesia yang ideal untuk penanaman kakao adalah <800 m dpl. Curah hujan. Distribusi curah hujan sepanjang tahun 1.100-3.000 mm per tahun. Dengan curah hujan lebih dari 4500 mm per tahun tanaman kakao mudah terserang penyakit busuk buah, sedangkan kurang dari 1.200 mm per tahun diperlukan irigasi. Kakao sangat ideal pada daerah tipe iklim A (menurut Koppen) atau B(menurut Scmidt dan Fergusson). SedangkanTipe C kurang baik karena bulan keringnya panjang. Suhu. Suhu sangat berpengaruh pada pembentukan flush, pembungaan serta kerusakan daun. Kakao dapat tumbuh dengan baik pada suhu 18o-32oC. Berdasarkan keadaan iklim di Indonesia, suhu 25o-26o C merupakan suhu rata-rata tahunan sehingga sangat cocok untuk tanaman kakao. Pada suhu kurang dari 10o C akan menyebabkan gugur daun dan mengeringnya bunga, sedangkan suhu tinggi akan memacu pembungaan, tetapi kemudian akan gugur. Suhu tinggi selama kurun waktu yang panjang akan mempengaruhi bobot biji. Suhu yang relatif rendah akan menyebabkan biji kakao banyak mengandung asam lemak tidak jenuh. Pada tanaman belum menghasilkan, suhu tinggi selama kurun waktu yang panjang akan menyebabkan matinya pucuk. Sinar matahari. Cahaya matahari yang terlalu banyak akan menyebabkan lilit batang kecil, daun sempit, dan batang relatif pendek. Kakao tergolong tanaman C3 yang mampu berfotosintsis pada suhu daun rendah. Fotosintesis maksimum diperoleh pada saat penerimaan cahaya pada tajuk sebesar 20 % dari pencahayaan penuh. Tanah. Sifat kimia yang perlu diperhatikan adalah pH tanah, kadar bahan organik, unsur hara, kapasitas absorbsi dan kejenuhan basa. Sedangkan sifat fisik tanah yang berpengaruh adalah kedalaman efektif, tinggi permukaan air tanah, drainase, struktur dan konsistensi tanah. Selain itu kekeringan lahan juga merupakan sifat fisik yang mempengaruhi pertumbuhan kakao. Sifat kimia tanah. Tanaman kakao dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki pH 6-7.5, dan masih toleran pada suhu 4oC - 8oC serta paling tidak pada kedalaman 1 meter. Pada pH tinggi akan menyebabkan terbatasnya ketersediaan hara, dan pada pH rendah terdapat efek racun dari Al, Mn, dan Fe. Disamping itu kadar bahan organik juga ikut berperan, sehingga bahan organik pada lapisan tanah setebal 0-15 cm sebaiknya lebih dari 3 %. Kadar bahan organik yang tinggi akan meningkatkan laju pertumbuhan pada masa sebelum panen. Usaha menigkatkan bahan organik dapat dilakukan dengan memanfaatkan serasah sisa pemangkasan maupun pembenaman kulit buah kakao. Sifat fisik tanah. Struktur tanah yang baik adalah lempung liat berpasir dengan komposisi 30-40% fraksi liat, 50% pasir dan 10-20 % debu. Tanah regosol dengan struktur lempung berliat walaupun mengandung kerikil masih baik bagi tanaman kakao. Kedalaman tanah. Tanaman kakao menginginkan solum tanah minimal 90 cm dan kedalaman tanah minimal 3 meter. Semakin miring suatu areal semakin dalam air tanah yang dikandungnya. Pada lahan dengan kemiringan 8 % perlu dibuat teras selebar 1 meter dan pada kemiringan tanah 25% selebar 1,5 meter. Lahan dengan kemiringan lebih dari 40% sebaiknya tidak ditanami kakao, karena kecenderungan tererosi dan keterbataan air tanah. Kriteria tanah yang tepat bagi tanaman kakao. Areal yang baik mengandung fosfor antara 257-550 ppm pada berbagai kedalaman (0-127,5 cm), dengan persentase liat10,8-43,3%, kedalaman efektif 150 cm, tekstur tanah rata-rata 0-50 cm> SC, Cl, SiCl; kedalaman Gley dari permukaan tanah 150 cm; pH-H2O (1: 2,5)=6-7; bahan organik 4 %; KTK rata-rata 0-50 cm>24 me/100 gram, kejenuhan basa rata-rata 0-50 cm > 50% Penulis: Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian Pusluhtan. e-mail: sriwiji_sw@yahoo.com Sumber: Budidaya &Pasca Panen Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertaian. Kementerian Pertanian. 2010.