Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Pepaya
Permasalahan utama yang sering dihadapi petani dalam proses produksi tanaman adalah serangan hama dan penyakit. Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Tingginya ketergantungan terhadap pestisida sintetis mendorong perlunya upaya pengembangan dan pemanfaatan pestisida alami sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satu bahan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pestisida alami adalah daun pepaya.
Pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya dengan campuran minyak tanah dan sabun dapat dilakukan dengan cara yang cukup sederhana untuk mengendalikan hama seperti ulat, kutu daun, dan rayap. Getah daun pepaya mengandung enzim protease seperti papain dan kimopapain, serta senyawa aktif berupa alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan asam amino non-protein yang bersifat toksik bagi serangga herbivora. Minyak tanah berfungsi sebagai bahan perekat dan penarik hama, sementara sabun/deterjen digunakan sebagai emulsifier agar campuran dapat menyatu dengan baik.
Bahan-bahan
Alat
Cara Pembuatan
Cara Penggunaan
Larutan yang telah disaring siap digunakan. Encerkan kembali dengan perbandingan tertentu (misalnya, 5 ml larutan per 1 liter air) sebelum disemprotkan ke tanaman yang terserang hama. Penyemprotan dilakukan pagi / sore hari dan diulangi 5-7 hari sekali.
Keunggulan:
Penyusun : Yohanis Sampe, S.P (BPP Wonggeduku Barat)
Januari-februari 2025