Loading...

PGPR SEBAGAI ZPT PADA BAWANG MERAH

PGPR SEBAGAI ZPT PADA BAWANG MERAH
PGPR adalah salah satu ramuan nabati yang dimanfaatkan oleh petani sebagai salah satu cara pengelolaan OPT yang ramah lingkungan. Ciri-ciri dari Pengelolaan OPT yang ramah lingkungan adalah : mampu menekan OPT sasaran,tidak mencemari lingkungan dan produk yang dipanen,tidak mengganggu keseimbangan alamiah, Selain sebagai pengelolaan OPT PGPR juga bisa dijadikan ZPT pada bawang merah karena bisa mempercepat tumbuhnya akar pada bibit Bawang Merah.CARA MEMBUAT PGPR :1.stater/bahan induk : inang yaitu perakaran rumput gajah ¼ kg, perakaran putri malu ¼ kg.Bahan : 3 liter air steril,2 liter air kelapa,0,5 kg gula saka/gula enau/gula pasir,o,5 kg perakaran inang.Cara : semua bahan dicampur,inkubasikan selama 4-7 hari,setelah satu minggu bisa digunakan untuk biang,Dosis : 1 : 10.2,Perbanyakan/aplikasi :Bahan : 500 gr dedak halus,200 gr gula merah/gula tebu,100 gr terasi,1 sdt kapur siri,20 liter air.Cara membuat : semua bahan dicampur,masak sampai mendidih,biarkan mendidih lebih kurang 15 menit,saring dan masukan dalam jirigen/galon dan dinginkan sampai suhu ruang,tambahkan o,5 liter starter,biarkan selama 1 minggu (tampa aerator) atau selama 3 hari pakai aerator sudah dapat digunakan. Ciri ciri PGPR telah berhasil adalah berbau asam dan bisa disimpan selama lebih kurang 3 bulan.Dosis pemakaian adalah 1 : 10. Aplikasi kebawang merah adalah 1 liter untuk 10 sampai 12 lobang tanam atau bisa juga di gunakan langsung ke bibit dengan cara dicelupkan ke campuran PGPR.Penulis : Hendria Herlina,SP