Loading...

POTENSI MIKORIZA SEBAGAI MIKROORGANISME PEMBENAH TANAH PADA TANAMAN KOPI

POTENSI MIKORIZA SEBAGAI MIKROORGANISME PEMBENAH TANAH PADA TANAMAN KOPI
Produktivitas tanaman kopi rakyat semakin menurun. Salah satu penyebabnya adalah mulai terdegradasinya kesuburan tanah perkebunan kopi petani. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi diperlukan pembenah tanah dengan penggunaan bahan organik, pemberian ziolit, biochar, mikroorganisme dan sebagainya. Dari bermacam-macam pembenah tanah tersebut yang murah dan praktis digunakan adalah dengan menggunakan mikroorganisme yaitu salah satunya dengan menggunakan mikoriza. Mikoriza adalah jamur yang dapat menyediakan dan meningkatkan kemampuan tanaman untuk menyerap unsur hara dan air, lebih toleran terhadap serangan khususnya pathogen akar dan kekeringan. Mikoriza dapat berkembang pada tanaman yang mempunyai perakaran yang banyak seperti jagung, kacang kedelai, padi dan jarak pagar. Untuk itu tanaman tersebut dapat digunakan sebagai tanaman inang untuk mengembangkan mikoriza dengan menggunakan media organik sebagai media tanam. Penggunaan mikoriza dilakukan dengan cara menginokulasikan pada perakaran tanaman kopi dengan dosis yang digunakan kurang lebih 30 – 100 g/tanaman. Adapun waktu pemberian mikoriza dengan pemberian pupuk anorganik berjarak minimal 3 bulan. Hindari pemberian mikoriza bersamaan dengan pupuk anorganik agar mikoriza tidak mati keracunan. Peran Mikoriza Terhadap Tanaman Kopi Tanaman kopi mempunyai perakaran yang kasar dengan akar serabut yang sangat terbatas. Kondisi ini akan memudahkan mikoriza untuk menginfeksinya sehingga mikoriza sangat cocok digunakan sebagai pembenah tanah pada tanaman kopi. Pada tanaman kopi mikoriza akan mampu meningkatkan penyerapan hara dan meningkatkan pertumbuhan tanaman; pelindung hayati tanaman kopi dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan. Peran mikoriza dalam meningkatkan penyerapan hara dan meningkatkan pertumbuhan tanaman dikarenakan mikoriza mudah menginfeksi akar tanaman kopi dan mampu memproduksi jaringan hifa secara intensif, sehingga tanaman mampu meningkatkan kapasitasnya dalam penyerapan unsur hara P, Cu, Zn dan B. Selain itu pemberian mikoriza pada persemaian kopi dapat mempercepat pertumbuhan tinggi benih, diameter batang, jumlah daun, bobot segar dan bobot kering tajuk tanaman. Pemberian mikoriza di persemaian akan terbawa sampai pemindahan benih ke lapangan, sehingga dapat mengurangi benih yang mati dan akan mempercepat pertumbuhan tanaman meskipun di tanam pada lahan yang kurang subur. Peran mikoriza sebagai pelindung hayati tanaman kopi yaitu kemampuannya dalam memproduksi antibiotik guna menghadang pathogen tanah, sehingga tanaman kopi yang diberikan mikoriza mampu meningkatkan daya tahannya terhadap serangan pathogen tular tanah dan membantu pertumbuhan tanaman pada tanah yang tercemar logam berat seperti lahan bekas tambang. Adapun peran mikoriza dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan yaitu : a) tanaman yang diberi mikoriza akan menyebabkan resistensi akar terhadap gerakan air menurun sehingga transportasi air ke akar meningkat; b) meningkatnya status unsur hara P dalam tanaman sehingga meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan. Mugi Lestari (PP BPPSDMP Kementan) Sumber : Yulius Ferri dan Sunjaya, 2022. Potensi Mikoriza Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kopi. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Vol 28 (1), April 2022.