Loading...

PRA Meningkatkan Kemampuan Petani dalam Merencanakan Usaha Taninya

PRA Meningkatkan Kemampuan Petani  dalam Merencanakan Usaha Taninya
I. Salah satu kegiatan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat tani dalam pembangunan pertanian secara umum dan dalam meningkatkan kesejahteraannya secara khusus, dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat itu sendiri dalam merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. II. Untuk meningkatkan kemampuan petani dalam merencanakan usaha taninya, salah satu upaya yang dilaksanakan yaitu memberikan pelatihan PRA. Dimana dengan pelatihan ini petani didorong untuk menyampaikan aspirasinya dalam merencanakan akan suatu kegiatan dalam kelompoknya atau dalam lingkungan di mana dia berada. III. Salah satu kebijakan yang ditempuh oleh Kementrian Pertanian melalui Program Peningkatan Kesejahteraan Petani adalah melatih petani (khusus untuk lokasi Pengembangan BPP Model). Di Kabupaten Tana Toraja PRA dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, yang di selenggarakan selama 6 (enam) hari dari tanggal tanggal 19 s/d 25 Agustus 2010 bertempat di Aula Pertemuan Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja. Pesertanya adalah pengurus kelompok tani dan wakil dari kelurahan (kepala lingkungan) berjumlah 30 orang, yang berasal dari 5 kelurahan yang berada di wilayah Kerja BPP Makale Utara. IV. Dasar Pelaksanaan Kegiatan PRA adalah : 1. Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Badan Pengembangan SDM Pertanian, Satker Badan Ketahanan Pangan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Tahun Anggaran 2010 Nomor : 2019/018-10.3/XXIII/2010 Tanggal 31 Desember 2009. 2. Petunjuk Pelaksanaan Penggunaan Dana Dekonsentrasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian Tahun 2010. 3. Keputusan Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan Nomor 910/72/SK/III/BKPD tentang Penunjukan Petugas Pengelola Anggaran dan Kegiatan Pembinaan dan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten/Kota se Sulawesi selatan Tahun Anggaran 2010. V. Sedangkan Tujuan Kegiatan PRA diharapkan Setelah mengikuti pelaksanaan/pelatihan PRA peserta diharapkan : 1. Memahami konsep, teknik-teknik dan instrument PRA. 2. Mampu mengaplikasikan PRA dalam kelompoknya dan atau dalam lingkungannya. 3. Mampu menfasilitasi penyusunan program/kegiatan dalam kelompoknya dengan menggunakan pendekatan yang partisipatif. Metode Pelatihan/Pelaksanaan PRA VI. Metode yang digunakan dalam pelatihan/pelaksanaan PRA ini adalah metode yang dapat mendukung proses pelatihan dan pembelajaran orang dewasa yaitu : ? Teori ? Diskusi ? Simulasi VII. Narasumber/Fasilitotor Narasumber/Fasilitator yang terlibat dalam pelatihan/pelaksanaan PRA berasal dari : Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Tana Toraja Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Tana Toraja BPP Makale utara Camat Makale Utara VIII. Pembiayaan Biaya yang digunakan pada penyelenggaraan pelatihan/pelaksanaan PRA ini adalah dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satker Badan Ketahanan Pangan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2010 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Satker Pelaksana Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Tana Toraja IX. Hasil Yang Dicapai : 1. Input Adapun input dari pada pelaksanaan/pelatihan PRA ini adalah : a. Peserta pelatihan berjumlah 30 orang b. Materi pelatihan PRA c. Narasumber/Fasilitator d. Biaya Pelatihan 2. Output Output yang diharapkan dari pelatihan/pelaksanaan PRA adalah meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap dari 30 orang peserta dalam hal : ? Konsep, teknik-teknik dan instrument PRA ? Menjadi motivator dalam penyusunan program/kegiatan kelompok ? Menerapkan PRA dalam penyusunan kegiatan kelompok 3. Outcome Para peserta yang telah mengikuti pelatihan/pelaksanaan PRA akan memiliki kemampuan dalam menfasilitasi penyusunan rencana kegiatan kelompok. (Admin Level 3 : Ivanna M.S.,S.Pi)