KEGIATAN KURSUS TANI DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NON FISIK SUB BIDANG
PERTANIAN – TEMATIK BUDIDAYA
PADI SAWAH RAMAH LINGKUNGAN
TAHUN 2025
PUPUK DAN PEMUPUKAN
Pupuk
Adalah bahan yang diberikan ke dalam tanah baik yang organik maupun anorganik dengan maksud untuk mengganti kehilangan unsur hara dari dalam tanah dan bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman dalam keadaan faktor keliling atau lingkungan yang baik.
Ilmu Pemupukan
Adalah ilmu yang bertujuan menyelidiki tentang zat-zat apakah yang perlu diberikan kepada tanah sehubungan dengan kekurangan zat-zat tersebut yang terkandung di dalam tanah yang perlu guna pertumbuhan dan perkembangan tanaman dalam rangka meningkatkan produksinya agar tercapai hasil yang tinggi
Mengapa tanah harus dipupuk ?
1. Proses pemanenan
2. Penghayutan dan pencucian zat hara yang hilang.
Dalam pengertian yang perlu diberikan yaitu perlakuan sebelum zat-zat (pupuk) diberikan/ditambahkan ke dalam tanah.
Perlakuan itu antara lain :
1. Berupa penyelidikan tentang zat apa yang kurang, berapa besarnya kekurangan itu, bagaimana perbandingannya dan kapan waktu pemberiannya.
2. Berupa penyelidikan tentang pengaruh yang tidak langsung atau pengaruh apa yang timbul pada bagian-bagian atau sifat tanah serta tanaman yang dibudidayakan (zat-zat)
Pemberian zat yang salah, pemberian yang berlebihan atau serba kurang dan pemberian zat yang tidak tepat pada waktunya tentu akan menimbulkan akibat-akibat yang fatal atau sangat merugikan, seperti :
1. Kematian tanaman
2. Timbulnya gejala-gejala penyakit tanaman yang baru
3. Kerusakan fisik tanah
4. Tidak ekonomis, dll
Contoh :
Panen Padi 4 ton/ha
Unsur hara yang terangkut : N = 32 kg; P = 36 kg; K = 21 kg.
Klasifikasi pupuk k
1. Berdasarkan kandungan unsur hara, dibagi menjadi :
a. Pupuk tunggal (single fertilizer),
yaitu pupuk yang hanya mengandung 1 macam unsur Misalnya :
Urea : N
ZK : K
TSP : P
b. Pupuk majemuk (compound fertilizer)
Yaitu pupuk yang mengandung lebih dari 1 macam unsur hara
Misalnya :
DAP : N dan P Rustica yellow : N, P dan K
2. Berdasarkan kadar kandungan unsur haranya
a. Yang berkadar unsur hara tinggi (concentrated)
kandungan unsur haranya lebih dari 30 %
contoh.
- TSP -------- 45 % P2O5
- ZK --------- 50 % K2O
- Urea ------- 45 % N
b. Yang berkadar hara sedang, kandungan unsur haranya
20 – 30 %
contoh.
- Abu dapur ------- 30 % K2O
c. Yang berkadar hara rendah (ordinary),
kandungan unsur haranya kurang dari 20 %.
3. Berdasarkan reaksi kimianya
a. Pupuk masam ------ Amonium sulfat (Za), Urea
b. Pupuk Netral ------- Kapur amonium sendawa campur
CaCO3+
c. Pupuk basa --------- NaNO3
4. Berdasarkan Pembuatannya
a. Pupuk Alam (Organik)
Pupuk kandang, Pupuk hijau, Kompos, dll.
b. Pupuk Buatan (pupuk anorganik)
Urea, TSP, NPK, Za, dll.
5. Berdasarkan kelarutannya
a. Larut dalam air
b. Larut dalam asam citrat
c. Larut dalam asam keras
SIFAT UMUM PUPUK BUATAN
1. Kadar Unsur hara
2. Higroskopistas
3. Kelarutan
4. Kemasaman
5. Bekerjanya
DASAR-DASAR PEMUPUKAN
1. Tanaman yang akan dipupuk
2. Jenis tanah yang akan dipupuk
3. Jenis pupuk yang digunakan
4. Jumlah (dosis) pupuk yang digunakan
5. Waktu pemupukan
6. Cara Pemupukan
PUPUK TUNGGAL
PUPUK MAJEMUK
PERHITUNGAN KEPERLUAN PUPUKFILE
PUPUK ORGANIK
PUPUK LEPAS TERKENDALI