Loading...

Ramuan Pestisida Organik Untuk Serangga

Ramuan Pestisida Organik Untuk Serangga
Suatu ramuan pestisida belum dapat dikatakan baik karena biasanya hanya berlaku spsifik lokasi. Untuk di dalam pembuatannya memang diberikan dosis masing-masing bahan, tetapi belum tentu tepat. Ketepatan dosis diperoleh melalui pengalaman di lapangan. Berikut diberikan contoh beberapa ramuan pestisida yang dosisnya disesuaikan dengan lokasi di Jawa Tengah. a. Wereng 1. Ramuan 1 a. Bahan Daun sirsak ............................1 gemgam Rimpang ................................1 genggam Bawang putih........................ ..20 siung Sabun colek.............................20 gr Air.......................................20 liter b. Cara pembuatan Daun sirsak, rimpang jeringau, dan bawang putih ditumbuk sampai halus, lalu campurkan dengan sabun colek. Campuran tersebut direndam dalam 20 liter air selama dua hari. Setelah itu larutan disaring dengan kain halus. c. Cara pengaplikasian Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 liter air lalu disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi. 2) Ramuan 2 a) Bahan Biji mimba................................500 g Alkohol....................................100 cc Air ......................................... 10 liter b) Cara pembuatan Biji mamba ditumbuk halus, diaduk dengan 100 cc alkohol, lalu diencerkan dalam 10 liter air. Selanjutnya larutan tersebut diendapkan selama semalam. Keesokan harinya, larutan disaring dengan kain halus. c) Cara pengaplikasian Pengalipikasiannya dengan cara disemprotkan ke bagian bawah tanaman padi. Larutan ini tidak perlu diencerkan. 3) Ramuan 3 a) Bahan Paitan .....................................2-3 batang Air.............................................10 liter Garam dapur..................................200 g b) Cara pembuatan Seluruh bagian tanaman paitan direndam dalam air yang dimasukkan dalam ember baskom, lalu dibiarkan sampai membusuk (sekitar dua minggu). Setelah itu, air rendamannya diambil dan dibubuhi garam dapur. c) Cara pengaplikasian Untuk pengaplikasiannya, larutan ini tidak perlu diencerkan larutan desemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi b. Walang sangit, penggerak batang dan ganjur 1) Ramuan 1 a) Bahan Daun mamba.............................................1 kg Daun mindi ..............................................1 kg Sereh ................................................ 2 batang Bawang putih ......................................10 siung Bawang merah.....................................10 siung Jahe ..........................................1 jari jempol Kunyit........................................1 jari jempol Kencur .......................................1 jari jempol Alkohol..............................................100 cc Cuka .................................................100 cc Air cucian beras ......................................1 liter b) Cara pembuatan Daun mimba, daun mindi, bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kunyit dan sereh ditumbuk hingga halus, hasil tumbukan bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam air cucian beras yang sudah dicampur dengan alkohol dan cuka. Campuran tersebut dibiarkan selama dua minggu, setelah itu airnya disaring. c) Cara pengaplikasian setiap 0,25 liter cairan rendaman dicampur dengan 10 liter air lalu disemprotkan ke tanaman padi. 2) Ramuan 2 a) Bahan Daun mimba ..................................... 8 kg Lengkuas......................................... 6 kg Sereh............................................. 6 kg Sabun colek.................................... 20 g Air............................................... 20 liter b) Cara Pembuatan Daun mimba, lengkuas dan sereh ditumbuk hingga halus sambil dicampur sabun colek. Hasil tumbukan tersebut dimasukkan dalam 20 liter air, diaduk merata, dan dibiarkan selama 24 jam. Keesokan harinya larutan terseb dapat disaring. c) Cara pengaplikasian Setiap liter larutan diencerkna dalam tiga liter air, lalu disemprotkan ke tanaman padi Oleh ; Dr. Ibrahim Saragih / Penyuluh Pertanian Sumber: Agus Handoko, 2002, Pembuatan Pestisida Organik, Jakarta Hadrian Siregar, 1981, Budidaya Tanaman Padi di Indonesia, Bogor