Loading...

RAPAT KOORDINASI PEMANTAPAN DAN EVALUASI PROGRAM PUAP TINGKAT KAB. BARRU

RAPAT KOORDINASI PEMANTAPAN DAN EVALUASI PROGRAM PUAP TINGKAT KAB. BARRU
Program PUAP adalah suatu program pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembangunan pertanian dalam arti luas, dengan tujuan untuk menanggulangi permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh petani terutama di sektor permodalan, sarana produksi dan pemasaran. PUAP yang dilaksanakan sejak Tahun 2008 di Kab. Barru adalah salah satu aset dan potensi sumber daya yang perlu dikembangkan untuk memperlancar kegiatan usaha tani yang berorientasi agribisnis. Dana PUAP bukanlah Bantuah Hibah ke petani, akan tetapi sebagai penguatan modal kepada Gapoktan yang dikelola Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) setiap Gapoktan. Agar pemanfaatan Dana PUAP dapat dikelola dengan efisien dan berkesinambungan, telah diadakan "Rapat Koordinasi Pemantapan dan Evaluasi Program PUAP Tingkat Kabupaten Barru pada tanggal 19 Mei 2011 bertempat di ruang pertemuan Colli Pujie Kantor Bupati Barru, dihadiri kurang lebih 140 orang peserta terdiri dari Pengurus Gapoktan se-Kab. Barru, Penyuluh Pendamping PUAP, Penyelia Mitra Tani (PMT) dan para Kepala Dinas/ Badan instansi terkait. Dalam sambutan dan arahan Bapak Bupati Barru, beliau memberikan penekanan pada perlunya penataan manajemen yang lebih profesional dalam mengawal Program PUAP ini yang dimotori oleh 5 pelaku yang mempunyai keterlibatan langsung yaitu : 1) Gapoktan penerima manfaat; 2) Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis (LKMA), 3) Penyuluh Pendamping; 4) Penyelia Mitra Tani (PMT); dan 5) Tim Teknis. Dalam menjalankan tupoksinya masing-masing, kelima pilar tersebut harus senantiasa menerapkan pola kerjasama dan koordinasi untuk mengantisipasi timbulnya masalah yang berkepanjangan. Dari tahun 2008 sampai dengan 2010, jumlah Gapoktan di Kab. Barru yang sudah mendapatkan fasilitas modal sebesar Rp 100 Juta/Gapoktan sebanyak 43 Gapoktan dan pada tahun 2011 ini jumlah Gapoktan yang akan mendapatkan bantuan modal sebanyak 9 Gapoktan sehingga diharapkan pada tahun ini 54 Gapoktan dari 54 desa se-Kab. Barru semuanya sudah mendapatkan fasilitas Dana PUAP. Harapan Pemerintah Dana PUAP tersebut dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik oleh setiap Pengelola Gapoktan sehingga modalnya dapat berkembang dan kegiatan usaha tani dapat berjalan dengan baik dan lancer. Penyuluh Pendamping PUAP berperan penting sebagai fasilitator/pembawa perubahan dan motivator untuk mendampingi petani dan kelembagaannya sehingga penyuluh diharapkan lebih aktif dalam melaksanakan tugasnya termasuk membina pengelolaan PUAP untuk kelancaran kegiatan pertanian menuju suksesnya agribisnis pedesaan (Fatma/KP4K Barru).