Loading...

REGOK PENGUSIR BURUNG PIPIT

REGOK PENGUSIR BURUNG PIPIT
Petani di Kabupaten Manggarai Timur Provinsi NTT sering mengeluh karena tanaman padinya rusak terserang hama burung pipit. Hama ini dapat menghancurkan tanaman padi pada saat matang susu sampai menjelang panen. Tingginya populasi burung pipit mengakibatkan kerusakan tanam padi mencapai 20-30 %.Untuk mengendalikannya petani di Kabupaten Manggarai Timur Provinsi NTT membuat regok yang bahannya terbuat dari bambu.Oleh karena itu melalui petunjuk singkat ini diharapkan dapat membantu petani padi agar mengenal dan bisa membuat regok guna mengendalikan burung pipit.APA ITU REGOKRegok (bahasa Manggarai) adalah sebuah alat pengusir burung pipit yang terbuat dari bambu, merupakan teknologi spesifik lokalitas Kabupaten Manggari Timur Provinsi NTT. CARA MEMBUAT REGOKBahan dan alat Bahansatu ruas bambu, Tiang penyangga, Tali penarik AlatParang, Gergaji, Pahat CARA MEMBUATNYABambu dipotong satu ruas panjangnya kurang lebih 40 cm, bagian atasnya berbuku, bagian bawahnya berlubang,Bagian samping atas kiri kanannya dibuat lubang sepanjang 20 cm, bagian tengahnya dibelah. Bagian atas yang berbuku dibuat lubang sebesar tonggak yang merupakan tumpuannya. (Lihat gambar) E. SISTIM KERJA REGOK Siapkan tonggak setinggi 2-2,25 m sejumlah yang dibutuhkan, Regok-regok tersebut di pasang/ditancapkan diujung tonggak, Selanjutnya regok yang sudah dipasang di tonggak tadi ditancapkan pada setiap petakan sawah. (jumlahnya disesuaikan), Antara regok yang satu dan yang lainnya disambung dengan tali nilon yang kecil teru dihubungkan dengan pondok /tempat kita berteduh. Begitu ada serangan burung pipit kita tarik talinya dengan kencang, dengan ditarik maka secara serempak regok-regok tersebut mengeluarkan bunyi. Dengan demikian burung pipit tersebut akan menghindar dan tidak lagi menyerang tanaman padi kita.(Penyusun: Moses Mboes, SP. Penyuluh Pertanian Muda)