Loading...

Rembug Tani Kecamatan Rangsang Pesisir, Dorong Penguatan Komitmen Pertanian Daerah

Rembug Tani Kecamatan Rangsang Pesisir, Dorong Penguatan Komitmen Pertanian Daerah

Suasana sawah Desa Kedabu Rapat pagi tadi berubah menjadi ruang percakapan besar antara petani dan pemerintah. Sebanyak 100 perwakilan petani dari seluruh desa se-Kecamatan Rangsang Pesisir berkumpul dalam kegiatan Rembug Tani Kecamatan Rangsang Pesisir Tahun 2025, sebuah forum untuk menyatukan pandangan, menyampaikan aspirasi, sekaligus memperkuat langkah bersama menuju pertanian yang lebih maju dan berdaya saing. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Meranti, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait. Hadir pula para penyuluh pertanian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha tani.

Dialog Terbuka: Petani Suarakan Kebutuhan Sarpras

Dalam sesi dialog, para petani menyampaikan berbagai isu strategis, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana produksi, perbaikan irigasi, ketersediaan alat dan mesin pertanian, hingga harapan peningkatan akses pupuk dan penguatan permodalan usaha tani.Bupati Kepulauan Meranti merespons langsung setiap masukan petani. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi, serta siap memperkuat dukungan melalui program, kolaborasi lintas OPD, dan optimalisasi bantuan pusat. “Aspirasi petani tidak boleh berhenti di forum ini saja. Ini menjadi panduan kami dalam merumuskan langkah kerja nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Meranti,” ujar Bupati dalam dialog. Ketua DPRD juga menambahkan bahwa lembaganya siap ikut memperjuangkan penguatan anggaran untuk sektor pertanian, sesuai kebutuhan lapangan.

Tanam Perdana Musim Tanam I Tahun 2025

Usai rangkaian rembug, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman padi perdana Musim Tanam I Periode Tahun 2025 yang dipusatkan di lahan sawah Desa Kedabu Rapat. Penanaman ini menjadi simbol dimulainya masa tanam serentak di wilayah Rangsang Pesisir dan bagian dari upaya mendorong peningkatan Indeks Pertanaman di kecamatan tersebut. Para petani, penyuluh, dan pemerintah daerah turun ke sawah bersama, menandai sinergi kolaboratif yang diharapkan memberi dampak nyata terhadap capaian produksi tahun berjalan. Kegiatan ditutup dengan makan bersama antara Bupati, pejabat daerah, dan seluruh petani. Momen ini menghadirkan suasana keakraban, memperpendek jarak antara pemerintah dan masyarakat, dan menghadirkan rasa optimisme bahwa pertanian Meranti bisa tumbuh lebih kuat melalui kebersamaan.

Semangat Baru untuk Pertanian Meranti

Rembug Tani 2025 diharapkan menjadi titik temu sekaligus titik tolak bagi penguatan kebijakan pertanian di Rangsang Pesisir. Dengan dialog yang terbuka, komitmen pemerintah, dan solidnya komunitas petani, Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas pangan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. (RD)