Tabela adalah suatu kegiatan penanaman benih dengan menggunakan alat secara langsung menyuburkan benih secara teratur dengan jarak hambur yang dikehendaki. Proses Produksi Padi Sawah dengan Sistem Tabela. Dalam berusaha tani padi sawah khusus pada sistim Tabela proses produksi merupakan salah-satu pektor utama untuk memperoleh produksi yang maksimal, proses-proses tersebut antara lain: Pemilihan varietas (Benih Bermutu/Berlabel) Pengolahan tanah/Persiapan lahan tanah Penanaman/Penghambur Pengairan/Irigasi Penyulaman Pemupukan Pengendalian hama dan penyakit Panen dan pasca panen Pengolahan Tanah/ Persiapan Lahan Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan menggunakan alat seperti cangkul, sekop, parang dan handtraktor yang dilaksanakan secara langsung oleh petani pemilik lahan dan juga ada sebagian petani yang disewakan untuk pengolahan tanah. Dalam pengolahan tanah lahan sawah dilakukan dengan membajak dalam keadaan berair agar mudah mendapatkan lumpur sehingga gulma yang ada akan mudah tertanam dan cepat membusuk. Tanah diolah atau dibajak sedalam 20 cm agar mudah mendapatkan bahan organik yang baru. Pembajakan dapat dilakukan dua kali yang diikuti oleh penggaluan dan pemerataan lumpur, pengolahan pertama dan kedua biasanya berselang waktu tujuh sampai empat belas hari dengan maksud bahwa sisa-sisa tanaman atau gulma telah membusuk, dan juga didalam tanah terdapat zat-zat kimia yang bisa menjadi racun atau penyebab adanya penyakit untuk kelangsungan pertumbuhan tanaman yang akan dibudidayakan bisa menguap atau terurai. Untuk persiapan lahan budidaya tanaman padi sawah dengan sistim tanam benih langsung harus betul-betul berlumpur dan merata demi untuk mendapatkan pertumbuhan yang serempak dan mudah untuk mengairi air ketika sudah membutuhkan air, dan juga memudahkan untuk mengeluarkan air. Tabela merupakan suatu sistim budidaya tanaman padi sawah yang tidak dibuatkan persemaian melainkan benih yang sudah dilakukan perlakuan hingga benih berkecambah langsung memakai pipa dilahan pertanaman secara merata yang jaraknya teratur. Untuk kebutuhan benih dengan sistim Tabela memerlukan benih antara 40 sampai 50 kg/ha sesuai dengan pengalaman petani dan kondisi lahan yang akan ditanami. Panen/Pasca Panen. Panen dapat dilakukan dengan menggunakan combain dengan tenaga kerja yang sama dengan jumlah 10 – 15 orang/ha dengan sistem bagi hasil dimana dalam setiap 8 karung dikeluarkan 1 karung sebagai upah tenaga kerja Tanaman dipanen jika sebagian besar gabah (90-95%) telah bernas dan berwarna kuning. Panen terlalu awal banyak gabah hampa, gabah hijau dan butir kapur sedangkan kalau panen terlambat terjadi kehilangan hasil karena gabah rontok dilapang dan jumlah gabah patah pada proses penggilingan meningkat. Referensi: dari berbagai sumber