Loading...

TEKNIK BUDIDAYA BAWANG MERAH

TEKNIK BUDIDAYA BAWANG MERAH
Bawang merah adalah jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Untuk pertumbuhannya tanaman bawang merah membutuhkan sinar matahari yang cukup, namun tidak membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Bawang merah merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga harga di pasaran cukup tinggi, apalagi pada saat pasokan di pasar rendah. Budidaya bawang merah membutuhkan biaya yang relatif besar sehingga hanya petani yang bermodal besar yang mampu membudidayakan bawang merah. Hal ini yang menjadi bahan pemikiran UP-FMA Desa Tirtomulyo,kecamatan Kretek untuk membudidayakan bawang merah secara hidroponik baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual di pasar. II. BAHAN DAN ALAT Bahan dan alat yang digunakan untuk budidaya system hidroponik anatara lain :Bahan : Benih, nutrisi hidroponik, air, spon, botol air mineral, pipa paralon, pupuk NPK, KCl, GandasilAlat : Mesin bor, solder, gergaji, pisau, gunting. III. PELAKSANAAN 1. Penyiapan benihBenih bawang merah dipilih dari tanaman yang dipanen pada usia yang relatif tua dan dari tanaman yang sehat. Benih yang digunakan adalah benih yang sudah disimpan minimal selama 2 bulan.2. Penyiapan peralatan? Tentukan terlebih dahulu ukuran dan dimensi peralatan/tempat untuk hidroponik. Misalnya ingin membuat 20 lubang tanaman untuk tiap batang pipa paralon.? Buat lubang pada pipa paralon dengan menggunakan mesin bor dengan ukuran yang telah ditentukan.? Tutup ujung-ujung paralon dengan penutup paralon sesuai dengan ukuran pipa paralon.? Letakkan paralon pada rak-rak yang telah disiapkan secara horizontal dan rata.3. Penyiapan media tanam Pembuatan nutrisi: - Isi 3 gelas plastic masing-masing dengan 100 ml air (1/2 gelas). - Larutkan pupuk NPK, KCl dan Gandasil pada masing-masing gelas secara terpisah dan pastikan pupuk terlarut sempurna. - Campurkan ketiga larutan ke dalam ember,tambahkan air hingga volume menjadi 10 liter. - Aduk larutan hingga tercampur sempurna.4. Penanaman - Isi paralon dengan air hingga setengahnya. - Umbi bawang merah dipotong pucuknya sekitar 0.5 cm. - Bungkus benih bawang merah dengan spon (jangan terlalu kencang). - Masukkan ke dalam botol/gelas air mineral. - Masukkan ke dalam lubang paralon. IV. PEMELIHARAAN Pemeliharaan dilakukan dengan dikontrol setiap 5 hari sekali, terutama jumlah air di paralon, bila air berkurang perlu ditambah air dan nutrisinya. Penambahan jangan terlalu banyak. Dianjurkan tempat untuk peletakan diberi pelindung plastik untuk menahan air hujan, sebab apabila air hujan masuk ke dalam paralon pH air akan turun.Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menyemprot ramuan lombok, bawang merah dan air .