Upaya peningkatan produktivitas padi dengan hanya menggunakan varietas unggul saja tidak efektif tanpa diikuti oleh teknik budidaya, terutama pengaturan jarak tanam yang optial. Pengaturan jarak tanam berperan penting dalam menentukan jumlah maupun kualitas rumpun tanaman persatuan luas. Oleh karena itu diperlukan suatu teknik ubinan yang tepat dan representative. Apakah itu ubinan ? haruskah kita melakukan pengubinan ? Kesalahan laten yang banyak dilakukan oleh para petani adalah tidak dilakukannya pengubinan selepas panen padahal dari hasil ubinan yang dilakukan kita dapat mengetahui produktivitas padi dan perkembangannya dari produktivitas sebelumnya. Contohnya di kelompok tani taruna mukti, desa kaliangsana Kec. Kalijati Kab. Subang setelah panen selalu melakukan pengubinan agar jadi pembanding apakah produktivitas padi naik apa turun. Ubinan dapat diartikan sebagai luasan pada pertanaman, yang umumnya berbentuk persegi, ( untuk mempermudah perhitungan ), yang dipilih untuk mewakili suatu hamparan pertanaman yang akan diduga produktivitasnya dengan cara pengukuran dan penimbangan terhadap hasil panen sebagai sampel ( kg/ubinan ) dikali 10.000 m2 dan dibagi luas ubinan untuk hasil tanaman per hektar. Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi dalam proses pengubinan . pertama ukuran ubinan perlu disesuaikan dengan system tanam dan orientasi pertanaman, sehingga panjang dan lebar ubinan memuat jumlah rumpun yang tetap atau habis dibagi dengan jarak tanam. Kedua agar tercipta hasil yang relevan, makan digunakan cara ubinan lama, yaitu dengan ukuran 2,5m X 2,5m agar ukuran ubinan mendekati persegi dengan luas sekitar 6,25m2, setelah didapatkan hasil ubinan maka kita konversikan hasil ubinan ke hektar. Sebagai contoh, misalnya hasil ubinan 2 kg, maka hasil produktivitas tanaman tersebut adalah (10.000 : 6,25m2) X 2kg = 3.200 kg 6 kg/ha. Berbagai orientasi pertanaman dan jarak tanam yang digunakan petani dilapangan memiliki dasar pertimbangan ilmiah, ekonomi, kepraktisan dan nilai estetika. Disarankan memilih ukuran ubinan terbaik yang bervariasi untuk dapat mendpatkan produktivitas yang diharapkan selalu meningkat. Oleh karena itu pengubinan harus dilakukan untuk mengetahui produktivitas tanaman dan sebagain acuan untuk musim tanam selanjutnya.