Orang Jepang mengolah ubijalar menjadi pangan olahan seperti es cream, selai, saos, juice, serta sebagai bahan baku industri dan pakan ternak. Sementara orang Pontianak umumnya hanya mengenal es krim merk Walls atau Robin and Baskin yang ditayangkan dijual di Hypermart di Mega Mall Ayani, Pontianak. Padahal kita dapat mengolah ubi jalar ungu menjadi es cream yang lezat tidak kalah dengan merk Walls atau Robin and Baskin. Menurut data BPS Prov. Kalbar (2016) luas panen tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas) di Kalimantan Barat pada tahun 2015 mencapai 1.673 hektar dengan rata-rata produktivitas 8.88 ton/ha dan total produksi 14.863 ton. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat di Kalimantan Barat untuk membuka usaha es cream skala rumah tangga yang dapat dijual kepada anak-anak sekolah dengan harga terjangkau. Balai Penelitian Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-umbian, Malang (2005) telah melepas beberapa varietas ubi jalar seperti Varietas Antin-1, Antin-2, dan Antin-3 yang dapat menjadi bahan baku es cream. Untuk mengolah es cream ubi jalar ungu di Kalimantan Barat maka Balai Penelitian Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-umbian (2005) memberikan rekomendasi teknologi sebagai berikut:Bahan utama:1. DP (bahan es krim komersial) 1 sachet = 150 gram 2. Susu kental manis 1 kaleng3. Air rebusan Ubi jalar ungu 600 ml4. Tepung ubi jalar ungu 15 gramPembuatan air rebusan ubi jalar ungu1. Ambil 1 kg umbi ubi jalar ungu segar lalu dicuci bersih2. Ubi jalar diiris kecil-kecil.3. Didihkan 2 liter air lalu masukkan ubi jalar tersebut untuk direbus selama 20 menit4. Saring air ubi jalar ungu. Dinginkan lalu disimpan dalam lemari es selama sehari.Pembuatan es cream1. Campurkan air rebusan ubi jalar ungu dengan susu kental manis.2. Kemudian diaduk merata dengan mixer kecepatan rendah3. Tambahkan DP dan tepung ubi jalar ungu.4. Kemudian diaduk merata dengan mixer kecepatan sedang5. Setelah semua tercampur, naikkan kecepatan mixer.6. Aduklah sampai volume es cream 3 kali volume awal7. Masukkan adonan es cream ke dalam cup/wadah es cream8. Bekukan di dalam freezer selama sekitar 24 jam. (Ir. Sigit Sapto Wibowo, MSc., BPTP Kalimantan Barat) Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. 2005, Teknologi Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian. Malang.