Inovasi Teknologi Pengolahan Susu Kedele ini terinspirasi dari rasa galau menyaksikan anak-anak kita di sekolah dasar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang banyak disuguhi minuman instant berbagai merek yang diseduh dengan es secara instant. Kekhawatirannya adalah penggunaan pemanis buatan yang dapat membahayakan anak-anak kita bila diminum secara terus menerus selama 6 tahun di sekolah dasar. Hal ini menginspirasi untuk membuat minuman sehat bagi anak-anak kita misalnya susu kedele yang selain enak rasanya juga bergizi. Berdasarkan data BPS Prov. Kalbar (2016) diketahui bahwa tahun 2015 luas panen kedele seluas 1.647 hektar, produktivitas rata-rata 1,6 ton/ha dan total produksi 2.637 ton. Hasil produksi kedelai ini utamanya dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan tahu dan tempe serta sedikit untuk diolah menjadi tauco. Disisi lain hasil kedelai ini berpotensi untuk diolah menjadi susu kedele skala rumah tangga untuk menggantikan minuman instant sachet untuk dijual kepada anak-anak sekolah dasar. Selain membantu pemerintah menyediakan makanan bergizi juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga masyarakat karena teknologi pengolahan susu kedelai mudah dan relative murah. Berikut ini adalah teknik pengolahan susu kedele yang direkomendasikan oleh Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (2005) sebagai berikut:BahanBiji kedelai kuning, bersih, dan tidak rusak atau berjamur sebanyak 200 gramGula pasir 112 gramDaun pandan 2 lembarAir panas 1,6 literPemberi rasa (jahe dan vanilla)Cara Pengolahan(1) Pilihlah biji kedelai untuk memisahkan biji kedelai yang rusak atau hitam.(2) Rendamlah biji kedelai dalam 600 m air selama 8 jam. Jadi perbandingan antara biji kedelai dengan air adalah 1:3.(3) Biji kedelai kita cuci hingga benar-benar bersih(4) Rebuslah biji kedelai dalam air mendidih selama 5 menit(5) Giling biji dengan 1,6 liter air panas (sekitar 80 oC) selama 5 menit bersama dengan daun pandan dan jahe menggunakan blender.(6) Hasil penggilingan biji kedelai ini selanjutnya kita saring menggunakan kain kasa hingga diperoleh filtrat.(7) Rebus filtrate sampai mendidih sambil diaduk perlahan-lahan.(8) Tambahkan gula pasir sebanyak 112 gram dan biarkan selama 5-10 menit sambil terus diaduk.(9) Susu kedelai siap disajikan.Susu kedelai dapat menjadi sumber protein, kalori, karbohidrat, lemak, dan kalsium bagi anak-anak kita. Berikut ini adalah perbandingan kandungan gizi secangkir susu sapi dengan susu kedelai dari I-Village online (2008) dalam Hasim dan E. Martindah (2008) sebagai berikut: Kandungan kalorinya mencapai 120 Kkal, protein 1 gram, karbohidrat 30 gram, lemak 2 gram, dan kalsium 20 mg.Susu kedelai juga banyak mengandung fosfor, besi, dan berbagai vitamin seperti dilansir oleh Budimarwanti yang dikutip oleh media online Manfaat.co.id bahwa 100 gram susu kedelai itu mengandung fosfor 60 gr, besi 1,70 gr, Vitamin A 130 IU, Vitamin B1 (tiamin) 0,03 mg, dan vitamin C 1 mg. (Ir. Sigit Sapto Wibowo, MSc., BPTP Kalimantan Barat) Sumber: (1)Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. 2005, Teknologi Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian. Malang (2) Hasim dan E. Martindah. 2008. Perbandingan susu sapi dengan susu kedelai. Tinjauan kandungan dan biokimia absorbs. Semiloka Nasional Prospek Industri Sapi Perah menuju Perdagangan Bebas 2020. (3)4 Manfaat Susu Kedelai untuk Diet Sehat. Info Manfaat Terkini. https://manfaat.co.id/manfaat-susu-kedelai-untuk-diet