Loading...

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2012

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2012
Bondowoso Cybex 15 Mei 2012 , bertempat di Aula Dinas Pariwisata dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso telah diselenggarakan Temu Teknis Penyuluh Pertanian dengan Tema "Temu Teknis Penyuluh Pertanian merupakan sarana untuk Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian/Perebunan ". Acara tersebut dihadiri oleh Penyuluh Pertanian PNS 56 Orang, THL-TBPP 121 orang, Mantri Tani 23 Orang serta beberapa undangan. Ir. Winarto,MSi selaku Panitia Penyelenggara menyampaikan Sektor pertanian memegang peranan strategis karena kontribusinya yang sangat nyata dalam pembangunan Ekonomi Nasional. Untuk terus meningkatkan peranannya telah ditetapkan Visi Pertanian 2010-2014 yaitu pertanian industrial unggul berkelanjutan yang berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, ekspor dan kesejahteraan petani. Dalam rangka mewujudkan visi pertanian, dikembangkan 10 (sepuluh) Misi Pertanian 2010-2014 dan 2 (dua) diantaranya terkait secara langsung dengan kualitas pengembangan sumber daya manusia pertanian yaitu (1) menjadikan petani yang kreatif, inovatif dan mandiri, serta mampu memanfaatkan IPTEK dan sumberdaya lokal untuk menghasilkan produk pertanian berdaya saing tinggi; dan (2) meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan aparatur pemerintah bidang pertanian yang amanah dan professional. Kehadiran dan peranan penyuluh pertanian di tengah-tengah masyarakat tani di desa sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumber daya manusia (petani) sehingga mampu mengelola sumber daya alam yang ada secara intensif demi tercapainya peningkatan produktivitas dan pendapatan atau tercapainya ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi. Proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian dapat berjalan dengan baik dan benar apabila didukung dengan tenaga penyuluh yang professional, kelembagaan penyuluh yang handal, materi penyuluhan yang terus menerus mengalir, system penyelenggaraan penyuluhan yang benar, menguasai ilmu dan teknologi informasi pertanian, serta metode penyuluhan yang tepat dan manajemen penyuluhan yang polivalen. Terkait dengan hal tersebut diatas mari kita simak sejenak hakekat penyuluhan pertanian adalah untuk membantu masyarakat petani untuk mengambil keputusannya sendiri dengan cara menambah wawasan mengenehi konsekwensi dari setiap pilihan. Sayangnya, masih banyak insan penyuluhan pertanian yang belum terlatih dalam proses mengubah sikap petani, khsusunya dalam komunikasi dan pendidikan. Sebagaimana diketahui, kehidupan masyarakat petani di perdesaan sangat beragam, baik dalam hal karakter kepribadian, kebudayaan, pendidikan serta keyakinan. Belum banyak yang mengatakan kepada masyarakat agar petani mau mengubah sikap mental untuk mengubah dirinya, seperti tersirat dan tersurat di Kitab Suci Al-Qur'an Surat Al-Ra'ad (13); 11); Allah ta'ala tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mau mengubahnya. Oleh karena itu Temu Teknis Penyuluhan Pertanian yang diselenggarakan setiap tahun oleh lembaga penyuluhan kabupaten dengan muatan materi teknis maupun non teknis. Kegiatan tersebut se-mata-mata untuk membangkitkan lagi gairah penyuluh pertanian dalam mengemban amanah tugas dan tanggung jawab demi suksesnya pembangunan pertanian baik di tataran regional maupun nasional. Adapun tujuan penyelenggaraan Temu Teknis Penyuluh Pertanian adalah; 1. Meningkatkan kemampuan, sikap, mental dan ketrampilan penyuluh pertanian dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian di wilayah kerjanya. 2. Bisa menciptakan suasana kerja yang baik bersama pelaku utama dan pelaku usaha guna mencapai tujuan penyelenggaraan penyuluhan. Sedang out yang ingin dicapai adalah terlaksananya temu teknis penyuluh pertanian baik Penyuluh PNS maupun Tenaga Harian Lepas Tenaga Penyuluh Pertranian (THL-TBPP) yang kompeten untuk melakukan pendampingan kepada pelaku utama dan pelaku usaha sehingga bisa merubah sikap, perilaku dan ketrampilannya dalam berusahatani. Penyelenggaraan temu teknis ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso Ir. WAHJUDI TRIATMADJI, dalam sambutannya beliau berpesan kepada peserta temu teknis bahwa penyuluh pertanian harus selalu meningkatkatkan kompentensinya untuk bisa mengimbangi derasnya arus informasi dan teknologi yang selalu ditunggu oleh pelaku utama dan pelaku usaha. Selain dari itu kepala Dinas meyampaikan saran kepada penyelenggara bahwa kegiatan temu teknis ini jangan hanya satu kali dalam setiap tahun anggaran karena pertemuan ini merupakan forum tertinggi bagi penyuluh pertanian ,sehingga merupakan sarana untuk menambah wawasan pengetahuan teknis maupun kepribadian yang unggul yang nantinya untuk mengawal pembangunan pertanian kedepan. Sedangkan Nara Sumber dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Lawang Jatim dengan tema " Pengembangan Profesi Penyuluh Pertanian" yang disampaikan oleh Widyaiswara Madya Ir. Tri Handayani,M.Agr. Sedang sesi ke dua diisi dari Balai Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Karangploso Malang dengan materi "Pemupukan Hara Spisifik Lokasi (PHSL) dan Kalender Tanam Terpadu (KATAM)". Sedang sesi terakhir "Psikologi Penyuluhan" yang disampaikan oleh Bapak Madkur Damiri,S.pdi. M.pdi. Penulis Daelimi,SP (Penyuluh Pertanian Muda)