Loading...

TEMU TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN TINGKAT KECAMATAN ALAK DI KOTA KUPANG “ NTT TAHUN ANGGARAN 2013 TANGGAL 27 S/D 28 MEI 20

TEMU TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN TINGKAT KECAMATAN ALAK DI KOTA KUPANG “ NTT TAHUN ANGGARAN 2013 TANGGAL 27  S/D  28  MEI  20
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-ansi-language:IN;} Tantangan pembangunan pertanian dalam menghadapi era globalisasi adalah kenyataan bahwa pertanian Indonesia didominasi olah usaha kecil yang dilaksanakan oleh berjuta-juta petani berlahan sempit, bermodal kecil dan memiliki produktifitas dan kualitas yang rendah. Kondisi ini memberi dampak yang kurang menguntungkan terhadap persaingan di pasar global. Oleh karena itu diperlukan upaya khusus pemberdayaan melalui penyuluhan pertanian yang dapat membantu dan memfasilitasi pelaku utama untuk memperbaiki kehidupan dan penghidupannya serta meningkatkan kesejahteraannya. Penyuluhan pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung dan mengawal program utama pembangunan pertanian menuju terwujudnya swasembada pangan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani. Salah satu kegiatan pendukung suksesnya pembangunan pertanian tersebut di atas adalah Temu Teknis Penyuluhan Pertanian untuk membangun persamaan persepsi dan meningkatkan sinergitas dan koordinasi antar instansi dan instansi terkait lainnya. Tujuan v Meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Alak. v Mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan di lapangan dan menyusun rencana kerja penyelenggaraan penyuluhan pertanian tingkat Kecamatan Alak. v Mensosialisasikan lokasi Kelurahan penerima fasilitasi kegiatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dalam rangka mendukung swasembada dan swasembada berkelanjutan. Sasaran Kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Alak melibatkan Camat Alak, Lurah Naioni, Peneliti Pendamping, Koordinator Penyuluh Pertanian Kota, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Alak, Pengamat OPT, Penyuluh dan Ketua Kelompok Tani. Pembiayaan Kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kota Kupang Tahun Anggaran 2013 dibiayai dari Dana Dekonsentrasi Satker Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Propinsi NTT Tahun Anggaran 2013. Panitia Pelaksana Ketua Panitia : Jose De A. Freitas, S.Pt Sekretaris : Andreas Nuwa Wea,SP Anggota : 1. Enos Kami,S.Pt 2. Yuliana Wewo, S.Sos Peserta Peserta Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Alak Tahun Anggaran 2013 diikuti 10 orang terdiri dari 1 orang perwakilan petani (KTNA), 1 orang Koordinator Penyuluh Kota Kupang, 1 orang Koordinator Penyuluh Kecamatan Alak, 1 orang dari kantor lurah Naioni dan 6 orang PPL Wilayah Kerja Kecamatan Alak serta panitia penyelenggara. Tempat dan Waktu Pelaksanaan a. Tempat : Pelaksanaan Kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Tingkat Kecamatan Alak Tahun Anggaran 2013 dilaksanakan di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Alak di Naioni. b. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Tingkat Kecamatan Alak Tahun Anggaran 2013 dilaksanakan Tanggal 27 s/d 28 Mei 2013. Materi dan Narasumber terdiri dari : 1. Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian dan Rencana Kerja Penyuluh Pertanian disampaikan oleh Bapak Ir. Filomeno J. Hornay, M.Agr.Sc. 2. Upaya Percepatan Adopsi dan Difusi Teknologi Pertanian di Kelompok Tani disampaikan oleh M.B.S. Katarina, SP Beberapa hal yang terangkum dalam kegiatan ini adalah : Cakupan kegiatan penyuluhan Tahun 2013 : § Alokasi program/Kegiatan yang bersumber dari dana dekonsentrasi penyuluhan pertanian di Provinsi NTT tahun 2013 dengan Kecamatan Alak (BPK Naioni) sebagai lokasi kegiatan, sebagai berikut : Ø Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Alak; Ø Penyusunan Rencana Kerja Tingkat Kecamatan Alak; Ø Penyusunan dan Penyebarluasan Media Informasi Spesifik Lokasi Tingkat Kecamatan Alak; Ø Percontohan/Demplot; Ø Latihan dan Kunjungan; Ø Tembug Tani; Ø Farmers Field Day (Hari Temu Lapang); Ø Supervisi dan Monitoring; Ø Operasional Posko; 1. Pelaksanaan teknis masing-masing kegiatan agar berpedoman pada Juklak Penggunaan Dana Dekonsentrasi Penyelenggaraan Penyuluhan Provinsi NTT Tahun 2013 dan petunjuk teknis masing-masing kegiatan. Sedangkan pertanggungjawaban keuangan (SPJ) setiap kegiatan agar mengacu ketentuan peraturan yang berlaku disertai dengan laporan/fisik dari setiap kegiatan. 2. Perlu adanya percepatan penyelesaian penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kecamatan (BPK) serta Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP) Tahun 2014, paling lambat akhir Agustus 2013. 3. Lokasi Posluhdes Kecamatan Alak di Kelurahan Naioni dan Kelurahan Penkase Oeleta. 4. Lokasi demplot di Naioni Kelompok Tunas Harapan dan demplotnya ditanami Jagung Hibrida. 5. Demplot jalan laku jalan. 6. Kontrak Kerja THL-TB Penyuluh Pertanian selama 10 (sepuluh) bulan terhitung Januari s/d Oktober 2013, untuk itu Koordinator Kecamatan Alak agar mengintensifkan pelaksanaan tugas-tugas THL-TB PP di lapangan dan terus melakukan evaluasi dan melaporkan perkembangannya. 7. Kota memfasilitasi tambahan honor dan BOP THL-TB Tahun 2012 selama 2 (dua) bulan untuk pembayaran bulan November s/d Desember 2013. 8. Rekomendasi pembayaran honorarium dan BOP THL-TB PP disampaikan ke Kota paling lambat setiap tanggal 5 bulan berikutnya. 9. Rekapitulasi Laporan Bulanan Penyuluh sesuai format 1,2,3 disampaikan ke Kota paling lambat setiap tanggal 5 bulan Februari-Juni dan Juli-November 2013, format 1-10 paling lambat tanggal 5 bulan Juli 2013 serta format laporan 1-20 paling lambat tanggal 5 Januari 2014. Out Put ( Keluaran ) Terlaksananya kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Alak Tahun Anggaran 2013 sebanyak 10 orang. Out Come ( Hasil ) Meningkatnya peran serta pemangku kebijakan dalam mendukung upaya peningkatan produksi beras. Benefit ( Manfaat ) Terbangunnya kerjasama antar instansi lingkup pertanian dan SKPD terkait dalam mendukung peningkatan produksi beras. Impact Dampak Terwujudnya swasembada pangan dan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha.