Loading...

PEMBUATAN TRICHOKOMPOS

PEMBUATAN TRICHOKOMPOS

Trichokompos merupakan pupuk organik kompos yang terbuat dari bahan-bahan organik dan mengandung cendawan antagonis Trichoderma sp. Cendawan ini merupakan salah satu jenis mikroorganisme penghuni tanah yang dapat diisolasi dari perakaran tanaman lapang. Trichoderma sp yang terkandung dalam kompos  ini berfungsi sebagai dekomposer bahan organik dan sekaligus pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) penyakit tular tanah. Trichokompos yang diberikan ke dalam tanah dapat memberikan keuntungan antara lain mengandung  unsur hara makro dan mikro, memperbaiki struktur tanah, memudahkan pertumbuhan akar tanaman dan menahan air dan meningkatkan aktivitas biologis mikroorganisme tanah yang menguntungkan.

Trichoderma sp merupakan bioaktivator yang mendekomposisi bahan organik menjadi Trichokompos. Penambahan Trichokompos sebagai bahan organik dapat menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman serta dapat memperbaiki kondisi lahan pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, serta dapat mengurangi biaya  pemupukan kimia  yang  mahal  serta  tetap  menjaga  kualitas lingkungan. Keunggulan yang dimiliki Jamur Trichoderma sp. diantaranya mudah untuk diaplikasikan, harganya murah, tidak menghasilkan racun (toksin), ramah lingkungan, tidak mengganggu organisme lain terutama yang berada di dalam tanah, serta dapat meningkatkan residu di tanaman maupun di tanah. Selain kandungan unsur hara yang ada pada kotoran sapi, kemampuan Trichoderma sp.  sebagai dekomposer juga memiliki kemampuan peran antagonis terhadap penyakit tular tanah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman, serta dapat membantu meningkatkan efektivitas biologi tanah yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Trichoderma sp merupakan bioaktivator yang mendekomposisi bahan organik menjadi Trichokompos. Penambahan Trichokompos sebagai bahan organik dapat menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman serta dapat memperbaiki kondisi lahan pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, serta dapat mengurangi biaya  pemupukan kimia  yang  mahal  serta  tetap  menjaga  kualitas lingkungan. Trichoderma sp merupakan bioaktivator yang mendekomposisi bahan organik  menjadi  Trichokompos.  Penambahan  Trichokompos  sebagai  bahan organik dapat menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman serta dapat memperbaiki kondisi lahan pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, serta dapat mengurangi biaya pemupukan kimia yang mahal serta tetap menjaga kualitas lingkungan.

Adapun beberapa alat dan bahan yang digunakan pada pembuatan Trichokompos yaitu, ember, gembor, 3 liter air, 50 ml molase bisa berupa gula merah atau gula pasir, 100 gram trichoderma yang telah diperbanyak, 30-40 kg kompos yang telah jadi dan diayak hingga halus.

Prosedur kerja dalam pembuatan Trichokompos antara lain : Menyiapkan kompos, jika tekstur kompos kasar kompos dihaluskan terlebih dahulu dengan cara mengayak kompos. Kompos diayak dengan dihamparkan di atas alas karung atau sejenisnya;  Saat menambahkan Trichoderma pada kompos, tidak dengan ditabur begitu saja namun, perlu ditambahkan bahan-bahan lain. Cara membuatnya yaitu menyiapkan 3 liter air bersih dalam ember, kemudian tambahkan 100 gram Trichoderma lalu diaduk hingga merata agar spora Trichoderma dapat larut dalam air. Selanjutnya, ditambahkan 50 ml molase dan diaduk hingga tercampur merata; Larutan yang telah siap dimasukkan ke dalam gembor agar memudahkan saat pengaplikasian. Larutan sedikit demi sedikit disiram ke pupuk kompos sambil terus diaduk hingga merata. Penyiraman ini dilakukan hingga kompos lembab saja dan tidak terlalu basah; Selanjutnya, masukkan kompos yang telah diaplikasikan trichoderma ke dalam karung, ditempatkan pada tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari maupun hujan. Diamkan selama 5-7 hari sebelum digunakan karena jamur Trichoderma secara masif terjadi pada hari ke 5-7 setelah pembuatan.

Manfaat trichokompos adalah menambah jenis dan jumlah hara yang diperlukan tanaman dapat menekan serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur atau fungi seperti patogen tular tanah. Pupuk trichokompos yang telah diberikan telah mampu menguraikan beberapa unsur hara yang diperlukan tanaman dan mampu menekan serangan jamur patogen tular tanah yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. pemberian  Trichoderma dalam kompos (trichokompos) dapat mempercepat penguraian bahan organik dalam kompos, untuk menjadi hara yang tersedia bagi tanaman, serta dapat menumbuhkan zat anti oksidan.

Pemberian trichokompos selain dapat meningkatkan kesuburan tanah, juga dapat meningkatkan ketahanan biotic tanaman.  Trichoderma memiliki potensi untuk secara konsisten meningkatkan pertumbuhan tanaman, menekan patogen tular tanah, nematode akar, dan layu bakteri. Pemberian bahan organik ke dalam tanah  dapat  memperbaiki  struktur  tanah,  meningkatkan  kapasitas tukar  kation tanah, sebagai penyangga perubahan pH tanah, dan sebagai sumber nutrisi dan pasokan energi untuk biomassa mikroba tanah. Pemberian bahan organik yang telah dikomposkan dengan bantuan mikroorganisme Trichoderma akan semakin meningkatkan kemampuannya memperbaiki kesuburan tanah, karena selain mengandung jumlah C yang cukup tinggi, juga mampu menyediakan hara yang lebih lengkap. Pemberian trichokompos ke dalam tanah akan sangat bermanfaat untuk pemenuhan kebutuhan N tanaman