Loading...

ULAT GRAYAK (Spodoptera Litura)

ULAT GRAYAK (Spodoptera Litura)
Selain pada kedelai, ulat grayak juga dapat hidup pada berbagai jenis tanaman, termasuk kacang tanah, kacang hijau, tembakau, cabe, bawang merah dan ketela rambat.Ngengat berwarna agak keabu-abuan. Ngengat jantan dan betina mempunyai pola gambar sayap depan yang berbeda. Ukuran panjang ngengat jantan 17 mm dan betina 15,7 mm. Ngengat betina meletakkan telur secara berkelompok terutama pada permukaan bawah daun. Kelompok telur ditutupi dengan bulu-bulu halus berwarna merah sawo. Umur telur 2-5 hari. Kepala larva yang baru keluar dari telur berwarna kemerahan, tubuhnya putih tranparan, tetapi ruas abdomen pertama dan kedelapan berwarna kehitaman.Larva yang lebih tua keabu-abuan, pada setiap ruas abdomennya terdapat bentuk seperti bulan sabit. Pada abdomen ruas pertama bentuk tersebut besar dan kadang-kadang bersatu. Panjang larva instar terakhir dapat mencapai 50 mm. Larva tua aktif pada malam hari dan bersembunyi di dalam tanah pada siang hari. Umur larva 15-30 hari dengan rata-rata 20 hari. Pupa berwarna coklat, dibentuk didalam tanah. Umur pupa rata-rata 9-10 hari.Larva muda hidup bergerombol memakan daun kecuali epidermis permukaan atas daun, sehingga dari jauh daun tampak berwarna keputih-putihan. Larva tua dapat memakan seluruh bagian helai daun muda, tetapi tidak memakan tulang daun yang tua. Larva juga dapat makan bunga dan polong muda. Serangan larva pada stadia pembungaan dan awal pembentukan polong dapat mengurangi atau menggagalkan panen, sedangkan serangannya pada stadium pengerasan polong tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Serangan pada tanaman muda dapat menghambat pertumbuhan atau mematikan tanaman (Penulis : Suharyanto, S.PKP penyuluh Pertanian BPP Way Bungur)Sumber : Petunjuk Bergambar Untuk Identifikasi Hama Dan Penyakit Kedelai Di Indonesia, Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu, Jakarta 1992