Loading...

UREA MOLLASES BLOCK (UMB)

UREA MOLLASES BLOCK (UMB)
Rendahnya kualitas serta ketersediaan pasokan pakan dengan kualitas yang tinggi terutama saat musim kemarau merupakan salah satu masalah yang seringkali dihadapi ternak ruminansia di negara berkembang termasuk Indonesia. Kenyataan tersebut mengakibatkan peternak memberikan limbah pertanian sebagai pakan basal sehingga ternak mengalami penurunan kondisi secara umum. Seperti kita tau, ternak ruminansia selain diberikan pakan berupa hijauan dan konsentrat juga memerlukan pakan tambahan untuk mencapai produktivitas tinggi berupa unsur-unsur mikro seperti mineral dan vitamin. Urea Molasses Block (UMB) merupakan salah satu jenis pakan suplemen yang mengandung unsur-unsur mikro tersebut. UMB adalah pakan suplemen bagi ternak ruminansia kaya akan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia seperti sapi, kambing, domba. Bentuknya padat, terbuat dari bahan utama berupa molases (tetes tebu) sebagai sumber energi, urea sebagai sumber nitrogen, bahan lain seperti garam, kapur. Tujuan pemberian UMMB adalah penambahan suplemen pada ternak, membentuk asam amino yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia juga untuk membantu meningkatkan kecernaan dengan cara menstabilkan kondisi keasaman (pH) di dalam rumen. Suplemen UMB dibuat dalam bentuk padat, kompak dan keras tetapi larut dalam air sehingga memudahkan ternak untuk menjilatinya (Focus, 2005). Cara pembuatan UMB dapat dibuat dengan teknologi yang sederhana dan sangat mudah untuk dibuat oleh peternak. Ada tiga cara pembuatan UMB yang dapat kita lakukan yaitu : Cara dingin Cara ini dilakukan dengan cara mencampur tetes dan urea dengan bahan lainnya yaitu mengisi. Campuran ini diaduk sampai merata san selanjutnya dipadatkan dengan cetakan. Cara hangat Cara ini dilakukan dengan memanaskan tetesterlebih dahulu dengan kisaran suhu 40-500 C. Sesemua bahan dica,mpiur sampai merata dan kemudian selanjutnya dipadatkan dengan cetakan. Cara panas Cara ini dilakukan dengan cara memanaskan tetes, bahan pengisi dengan suhu tinggi antara 100-1200 C berkisar 10 menit. Setelah agak dingin (suhu 700 C) dicampur dengan urea dan bahan pengeras. Selanjutnya dituangkan dalam cetakan dan kemudian dipadatkan. Dari ketiga cara diatas tinggal dipilih cara mana yang akan dilakukan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kemudahannya. Alat dan bahan yang di perlukan dalam pembuatan UMB : Timbangan, Wadah pencampuran dan pengaduk Alat pencetak (paralon dengan diameter 4-8 cm, panjang antara 5-10 cm). Molasses sebagai sumber utama pembuatan UMB Dedak halus sebagai bahan pengisi agar UMB menjadi padat dan kompak, Urea Mineral mix sebagai bahan pengeras Garam Kapur Berikut formula pembuatan UMB dengan cara dingin : Dedak 40% Tetes 40% Urea 8% Mineral mix 1% Garam 3% Kapur 8% Proses pembuatan UMB cara dingin : Timbang semua bahan sesuai komposisi Tetes dan urea diaduk selama 5 menit Masukkan kapur dan aduk selama 10 menit Selanjutnya masukkan garam dapur dan mineral kemudisn aduk selama 3 menit Tambahkan dedak dan aduk selama 10 menit Semua bahan dicampur secara merata dan kemuian dilakuakn pencetakan. Setelah itu diangin-anginkan selama 1 minggu. Simpan ditempat yang kering. Pemberian UMB ke ternak sapi dan kerbau sekitar 320-350 gram/ekor/hari, untuk ternak domba dan kambing sekitar 120 gram/ekor/hari. Pakan suplemen ini dimakan oleh ternak dengan cara menjilat dan diberikan dengan meletakkan pada tempat pakan. Pakan suplemen ini bisa kita berika pada saat pagi hari, dengan jumlah takaran yang dianjurkan. Meskipun ukuran UMB kadang-kadang melebihi kebutuhan yang dianjurkan, tetapi biasanya ternak akan menyesuaikannya dan akan membatasi sendiri. Penulis : Nuraini, S.Pt., M.Sc (Penyuluh BPSIP Kepulauan Bangka Belitung) Sumber informasi : Disarikan dari berbagai sumber