Peluang usaha budidaya kemiri? Tanaman kemiri merupakan tanaman rempah yang memiliki pohon besar. Tanaman kemiri tidak diketahui asal-usulnya namun persebaran tanaman kemiri dari dataran asia hingga polinesia. Tanaman kemiri memiliki ciri-ciri dengan bentuk buah berawarna hijau dan memiliki tempurung keras dengan warna kehitaman. Isi buah kemiri berwarna kuning muda. Kegunaan atau fungsi dari tanaman tanaman kemiri sebenarnya sangat banyak diantaranya dapat digunakan sebagai campuran bumbu memasak sambal, sayur, dll. Tanaman kemiri juga memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk penyembuhan penyakit di dalam tubuh. Tanaman kemiri dapat tumbuh dengan ketinggian hingga 40 m dengan diameter 1.5 m. Batang tanaman kemiri berwarna abu-abu dengan tekstur sedikit keras dan kasar. Tanaman kemiri memiliki daun tunggal, berseling, berwarena hijau tua, dan bertangkai panjang. Helain daun tanaman kemiri berbentuk bulat lonjor dengan memiliki diameter 30 cm. tanaman kemiri mengandung banyak senyawa seperti polifenolflavonoid, dan saponi. Sedangkan pada bagian biji kemiri banyak mengandung minyak. Minyak kemiri biasanya sering dimanfaatkan untuk memperbaiki rambut yang rusak, mengobati sariawan, menyembuhkan sakit gigi, dan mengobati penyakit diare. Bagi Anda yang ingin membudidayakan tanaman kemiri ada bebera hal penting yang perlu Anda perhatikan. Tentang hal penting penanaman kemiri dapat Anda lihat di bawah ini. Lahan Tanam Tanaman kemiri sangat cocok apabila ditanam di tanah lempung berpasir, lempung liat dan tanah kapur. Kedalaman tanah yang efektif yaitu lebih dari 150 cm dengan kemiringan 0-15%, PH tanag yang bagus untuk pertumbuhan tanaman kemiri yaitu 5.5 hingga 6.5 dengan ketinggian 0 mdpl hingga 1.200 mdpl. Iklim yang cocok untuk pertumbuhan tanaman kemiri yaitu dengan curah hujan 1.100 mm/tahun hingga 3.500 mm/tahun. Suhu udara yang baik yaitu 22 deraj C hingga 26 derajat C dengan kelembabab udara rata-rata 75 %. Benih Benih kemiri dapat diperbanyak dengan cara vegetatif dan generatif. Benih yang efisien untuk digunakan yaitu secara generatif menggunakan biji. Selain menggunakan cara vegetatif ada banyak cara dalam penanaman kemiri yaitu dengan cangkok, sambungan, sambung pucuk. Teknik Penanaman Lahan tanam sebaiknya dibersihkan dari gulma dan tanaman lain yang dapat menggangu pertumbuhan tanaman kemiri. Untuk menghasilkan biji sebaiknya benih kemiri ditanam dengan jarak 10 x 10 m dan untuk menghasilkan kayu sebaiknya di tanam dengan jarak 4 x 4 m. Penulis : Sudarman BPP Muara Kayu Kab. Kuker https://www.jitunews.com/read/8346/teknik-jitu-budidaya-kemiri